PM,SANANA– Komunitas Avatar Sula secara resmi membuka pendaftaran Program Seleksi Beasiswa Pendidikan Avatar Sula pertama. Untuk tahun ajaran 2025–2026.
Program ini menjadi kabar baik bagi para pelajar perempuan tingkat SMA di Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula, yang mendambakan akses pendidikan yang lebih baik.
Ketua Avatar Sula, M. Ridho Lossen, kepada wartawan menegaskan bahwa program beasiswa ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga dukungan menyeluruh dalam bentuk pembinaan dan pengembangan potensi.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Sula. Melalui beasiswa ini, kami ingin membuka pintu kesempatan bagi anak-anak perempuan di Sanana untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Ridho Sabtu (28/07/2025).
Ia juga menjelaskan bahwa bantuan dana, program ini dirancang sebagai ekosistem pendukung yang mendorong tumbuhnya calon-calon pemimpin perempuan dari daerah.
Peserta program akan mendapatkan berbagai fasilitas, antara lain
Uang saku sebesar Rp200.000 per bulan
Tempat tinggal gratis di asrama beasiswa
Mentoring pengembangan diri
Workshop persiapan kuliah
Pendampingan prestasi dan akademik
Ia menambahkan syarat dan Mekanisme Pendaftaran formulir di sediakan oleh Avatar Sula.
“Beasiswa ini ditujukan khusus untuk siswi aktif tingkat SMA di Kecamatan Sanana. Pendaftar harus bersedia tinggal di asrama selama masa program dan mengisi formulir pendaftaran yang disediakan oleh tim Avatar Sula,”jelasnya
Selain itu, Ridho menambahkan pendaftaran dibuka mulai sekarang dan dilakukan secara daring melalui WhatsApp ke nomor 0896-9152-5990 (WA Only). Batas akhir pendaftaran adalah 15 Juli 2025.Seleksi Ketat untuk 5 Peserta Terbaik
“Program ini hanya akan menerima 5 siswi terpilih, yang akan disaring melalui proses seleksi berdasarkan semangat belajar, kesiapan berkomitmen, serta latar belakang kebutuhan ekonomi,”tamba Ridho
Lebih lanjut, Ridho bilang komunitas Avatar Sula menyebut program ini sebagai langkah awal dalam membangun gerakan pendidikan berbasis komunitas dan dukungan lokal. Dengan harapan memperdayakan Generasi muda.
“Harapannya, inisiatif ini bisa menjadi model bagi daerah lain dalam memberdayakan generasi muda, khususnya perempuan, lewat akses pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan,”harapnya.















