PM,SANANA– Pemerintah Desa Bajo, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya setelah Desanya ditetapkan sebagai salah satu penerima Program 100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dari pemerintah pusat.
Pembangunan tahap II program ini direncanakan akan dimulai pada bulan Oktober 2025
Kepala Desa Bajo, Kusnang Duhiling, dalam keterangannya kepada wartawan menyatakan bahwa desanya termasuk dalam 35 desa terpilih di Indonesia untuk tahap II program ini.
“Atas nama pemerintah Desa Bajo, kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. Kami bersyukur karena termasuk dalam 35 desa yang akan dibangun fasilitas kampung nelayan pada tahap II,”ujar Kusnang kepada wartawan Kamis (18/09/0/2025).
Menurut Kusnang, mayoritas penduduk Desa Bajo adalah nelayan, dengan persentase lebih dari 90%. Oleh karena itu, program ini sangat dinanti dan diyakini akan berdampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Adapun fasilitas yang akan dibangun di Desa Bajo antara lain. Cold storage, tambatan perahu sarana dan prasarana penunjang perikanan lainnya
Kusnang juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Sula, yang telah membantu dalam melengkapi berbagai persyaratan administratif yang diminta pemerintah pusat.
“Terima kasih juga kepada pemerintah daerah dan provinsi, khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan, yang telah berjuang bersama kami sejak awal proses pengusulan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sula, Sahlan Norau, membenarkan bahwa pembangunan tahap II program KNMP saat ini masih dalam proses finalisasi oleh pemerintah pusat.
“Tahap II saat ini mencakup 35 desa. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengusulkan ke Kementerian Keuangan, dan kita tinggal menunggu finalisasi dalam bulan ini,” jelas Sahlan















