TALIABU,PM-Bupati Pulau Taliabu Sashabila Widya L. Mus, diundang oleh
Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) melalui Lembaga Kajian Hukum dan Kebijakan Publik (LKHKP) sebagai dosen dalam rangka presentasi kajian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong.
“Ini merupakan agenda awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal, terstruktur dan sesuai dengan standar akademik” Kata Kepala Bidang Penelitian LKHKP FHUI, Kadek Rama,
Kadek Ratma menjelaskan rapat ini merupakan pertemuan koordinasi untuk membahas persiapan teknis dan substansi kegiatan kunjungan Bupati ke FHUI.
“Agenda utama yang dipersiapkan meliputi kuliah umum oleh Bupati sebagai Dosen Tamu serta presentasi hasil kajian terkait RSUD Bobong” ungkapnya.
Dia menambahkan, kegiatan ini diinisiasi oleh Kepala Bidang Penelitian LKHKP FHUI bersama tim akademik dan peneliti.
Rapat melibatkan unsur internal FHUI serta pihak-pihak terkait guna menyatukan persepsi dan pembagian tugas teknis.
Sementara Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L. Mus, dijadwalkan hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Dosen Tamu sekaligus menyampaikan pandangan terhadap hasil kajian RSUD Bobong.
Dalam agenda tersebut, Bupati akan didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Pulau Taliabu, Hayatuddin Fataruba, S.Pd., M.Pd.
Rapat persiapan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 10.00 WIB.
Kegiatan dilaksanakan di Ruang Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Kampus Universitas Indonesia, Depok.
Lebih lanjut rapat ini penting untuk memastikan kegiatan berjalan profesional serta memberikan manfaat akademik yang maksimal.
Selain itu, koordinasi dilakukan agar substansi materi yang disampaikan selaras dengan hasil kajian ilmiah yang telah disusun, khususnya terkait tata kelola dan pengembangan RSUD Bobong.
Untuk itu, ini upaya memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah guna mendorong pengembangan kebijakan publik berbasis riset dan kajian ilmiah.
“Agenda ini membahas secara rinci teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari konsep acara, susunan agenda, kesiapan materi presentasi, mekanisme diskusi dan tanya jawab, hingga aspek protokoler dan publikasi” tambah Kadek
Seluruh masukan yang dihimpun dalam rapat akan menjadi dasar finalisasi konsep kegiatan sebelum pelaksanaan resmi” tambahnya.
Kami berharap kehadiran Bupati di FHUI tidak hanya menjadi forum akademik semata, tetapi juga menjadi momentum kolaborasi strategis antara pemerintah daerah” tandasnya
Dan institusi pendidikan tinggi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan melalui penguatan RSUD Bobong.(San)













