WEDA- Bupati Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Ikram M. Sangadji (IMS) melakukan kunjungan kerja di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kunjungan yang berlangsung di Jakarta, Senin (28/7/2025) itu, dalam rangka menjajaki kerja sama strategis untuk peningkatan sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Halmahera Tengah.
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas dr. Maria Endang Sumiwi, didampingi oleh Direktur Promosi Kesehatan dr. Alvieda Sariwati, serta perwakilan dari Sekretariat Ditjen Kesehatan Lanjutan.
Sementara Bupati turut didampingi oleh Direktur RSUD Weda dr. Syukri Soamole dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Bambang Wedarto Hariyanto.
Dalam pertemuan tersebut, beberapa agenda penting dibahas, diantaranya :
1. Penjajakan kerja sama peningkatan layanan kesehatan di Halmahera Tengah, khususnya di wilayah-wilayah yang masih sulit dijangkau.
2. Rencana pembangunan RSUD baru pada tahun 2026, termasuk penguatan alat kesehatan untuk peningkatan status rumah sakit dari tipe D menjadi tipe C. Proyek ini merupakan bagian dari program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, yakni PHCT (Program Hasil Cepat Terbaik) di bawah payung Asta Cita.
3. Permohonan penambahan tenaga dokter spesialis untuk mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di Halmahera Tengah.
4. Komitmen dari Dirjen Kesprimkom untuk melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Halmahera Tengah, yang dijadwalkan dalam waktu dekat, guna melihat langsung kondisi dan potensi pengembangan layanan kesehatan di daerah tersebut.
Bupati Ikram menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Kesehatan atas sambutan dan atensi yang diberikan.
“Kami berharap kerja sama ini dapat segera direalisasikan demi mempercepat pemerataan layanan kesehatan dan menjawab kebutuhan riil masyarakat Halmahera Tengah,” ungkapnya.
Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi Pemkab Halmahera Tengah untuk menciptakan akses layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berbasis komunitas, sebagai bagian dari transformasi sektor kesehatan di daerah.













